Menjelajahi Ragam Pastry Klasik Khas Tiongkok
stanleyswear.com-Kue tradisional khas China merupakan bagian penting dari kekayaan budaya kuliner yang telah berkembang sejak ribuan tahun lalu. Kue-kue ini tidak hanya dikenal karena cita rasanya yang khas, tetapi juga karena makna simbolis yang sering dikaitkan dengan tradisi dan perayaan tertentu. Setiap jenis kue memiliki ciri khas dan biasanya disajikan pada momen-momen penting dalam kehidupan masyarakat China.
1. Kue Keranjang (Nian Gao)
Kue Keranjang atau Nian Gao menjadi salah satu kue tradisional khas Tiongkok. Masyarakat Tiongkok membuat kue ini dari tepung beras ketan dan gula. Mereka mengukus adonan hingga padat dan kenyal. Selanjutnya, mereka menyajikan kue keranjang saat perayaan Tahun Baru Imlek. Banyak keluarga membagikan kue keranjang sebagai simbol harapan dan keberuntungan.
2. Kue Bulan ( Mooncake )
Pembuat kue mengolah adonan kulit dan isian seperti pasta kacang merah atau biji teratai. Mereka mencetak adonan dengan motif khas yang indah. Selanjutnya, mereka memanggang kue hingga matang dan harum. Masyarakat Tiongkok menyajikan kue bulan saat perayaan Festival Pertengahan Musim Gugur.
3. Kue Mangkok (Fa Gao)
Pembuat kue mengolah adonan dari tepung beras, gula, dan ragi. Mereka mengukus adonan hingga mengembang dan merekah di bagian atas. Selanjutnya, mereka menyajikan kue mangkok sebagai simbol keberuntungan dan kemakmuran. Masyarakat menikmati kue ini saat perayaan Imlek dan acara tradisional lainnya.
4. Nuomici
Nuomici menjadi salah satu hidangan tradisional khas Tiongkok. Pembuat kue mengolah beras ketan menjadi adonan yang lembut dan lengket. Mereka mengisi nuomici dengan kacang merah, wijen, atau daging sesuai variasi. Selanjutnya, mereka mengukus nuomici hingga matang dan harum. Masyarakat menyajikan nuomici sebagai camilan atau hidangan tradisional.
Baca Juga : Kelezatan Kue Tradisional Khas Negeri Ginseng
