Menjelajahi Ragam Jaje Bali yang Legit dan Menggoda
stanleyswear.com-Kue tradisional Bali, atau yang sering disebut sebagai Jaje Bali, memiliki karakteristik yang khas dengan penggunaan bahan alami seperti tepung beras, gula bali (gula aren), dan parutan kelapa. Rasanya yang manis legit dan tampilannya yang warna-warni menjadikannya bagian tak terpisahkan dari budaya harian maupun upacara adat di Bali.
1. Jaje Laklak
Jaje Laklak menjadi salah satu kue tradisional khas Bali. Penjual kue membuat jaje laklak dari adonan tepung beras. Mereka memasak adonan di cetakan khusus hingga matang. Selanjutnya, penjual menyajikan jaje laklak dengan parutan kelapa dan gula merah cair. Masyarakat menikmati jaje laklak sebagai jajanan tradisional.
2. Jaje Uli
Salah satu kue tradisional khas Bali yang masih dilestarikan hingga kini. Pembuat kue mengolah beras ketan pilihan menjadi adonan yang padat dan kenyal. Mereka mengukus adonan hingga matang sempurna dan bertekstur lembut. Selanjutnya, pembuat kue memotong jaje uli menjadi beberapa bagian sebelum disajikan. Masyarakat Bali menikmati jaje uli sebagai camilan atau pelengkap hidangan pada berbagai upacara adat dan kegiatan sehari-hari.
3. Jaje Begina
Pembuat kue mengolah tepung beras dengan santan dan gula merah sebagai bahan utama. Mereka memanggang adonan hingga matang dan beraroma harum. Selanjutnya, pembuat kue menyajikan jaje begina dengan taburan kelapa parut.
4. Jaje kaliadrem
Pembuat kue mengolah tepung beras dengan gula merah dan santan sebagai bahan utama. Mereka menggoreng adonan hingga matang dan berwarna kecokelatan. Selanjutnya, pembuat kue meniriskan kaliadrem agar teksturnya kering dan renyah. Masyarakat Bali menikmati jaje kaliadrem sebagai camilan tradisional atau sajian dalam acara adat.
Baca Juga : Kue Tradisional Jepang Simbol Kelezatan Negeri Sakura
